Monev Keterbukaan Informasi untuk Mengetahui Praktek Pengelolaan Informasi pada Badan Publik

Pada 2021 ke depan akan ada dua pengukuran yang akan digunakan oleh Komisi Informasi Pusat untuk mengetahui sejauh mana badan publik mengelola dan mengembangkan keterbukaan informasi publik sesuai amanat UU tersebut.

Pengukuran tersebut, pertama monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik bagi badan publik, yang kedua adalah indeks keterbukaan informasi publik yang diukur berdasarkan aspek yang dirasakan oleh masyarakat.

Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Informasi Pusat periode 2011—2013, Abdul Rahman Ma’mun, yang juga merupakan CEO Magnitude Indonesia dalam webinar yang diadakan Magnitude Indonesia bertajuk “Bincang-bincang Monitoring Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik” pada Rabu, 9 juni 2021 lalu.

Webinar ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2021 yang akan dilaksanakan oleh Komisi Informasi Pusat kepada seluruh Badan Publik di Indonesia.

BP Batam bersama sekitar 50 peserta yang terdiri dari PPID Kementerian dan Lembaga (K/L), Pemerintah Daerah, Partai Politik dan perguruan tinggi turut hadir dalam webinar ini.

“Pada intinya adalah ketika badan publik mempersiapkan diri terhadap monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik, sebenarnya badan publik itu sedang mempersiapkan diri untuk meraih prestasi dan reputasi yang lebih baik terutama di mata publik, karena dengan itu ketersediaan informasi bisa diandalkan, akses informasi juga lebih mudah, sehingga masyarakat bisa lebih mengenal pelayanan yang dilakukan oleh badan publik,” ujar Abdul Rahman Ma’mun.

Dikatakan Abdul Rahman, penilaian terhadap praktek keterbukaan informasi publik oleh Komisi Informasi Pusat dilakukan pertama kali pada 2011, dan pada 2014 berkembang menjadi monitoring dan evaluasi yang sifatnya bukan ranking, namun diklasifikasikan menjadi Informatif, Menuju Informatif, Kurang Informatif dan Tidak Informatif.

“Tujuannya adalah ingin melihat praktek keterbukaan informasi publik ini dijalankan secara baik oleh Badan Publik,” ujar Abdul Rahman.

Di beberapa daerah juga sudah menginisiasi pemeringkatan keterbukaan informasi publik pada level SKPD, Pemerintah Kabupaten dan Kota.

Pada kesempatan ini, Senior Consultant Magnitude Indonesia, Syahrul, menjelaskan tahapan-tahapan penyelenggaraan monev yang dilakukan Komisi Informasi Pusat pada tahun lalu.

“Dua tiga tahun terakhir format tahapannya masih sama, yaitu pengisian SAQ dan selanjutnya adalah presentasi dari masing-masing badan publik,” kata Syahrul.

Untuk komponen penilaian monev, Komisi Informasi Pusat sangat menekankan kepada indikator pengembangan website dan penyediaan informasi publik dengan bobot nilai 60.

Sementara untuk indikator pelayanan informasi publik dan pengumuman informasi publik diberi bobot nilai 40.

Adapun klasifikasi hasil penilaian monev adalah Tidak Informatif dengan nilai kurang dari 30, Kurang Informatif dengan nilai 40–59,9, Cukup Informatif dengan nilai 60-79,9, Menuju Informatif dengan nilai 80-89,9 dan Informatif dengan nilai 90-100.

Persiapan untuk mengikuti monev keterbukaan informasi publik tahun ini juga telah dilakukan BP Batam, di antaranya adalah melakukan koordinasi ke semua unit kerja di lingkungan BP Batam terkait dengan pengelolaan informasi, melakukan pengembangan website PPID, serta meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat dan stakeholder.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, selaku Atasan PPID BP Batam, Dendi Gustinandar, mengemukakan BP Batam terus berkomitmen melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dalam menyelenggarakan pelayanan informasi publik. (mgp)

Batam, 10 Juni 2021

Press Release
Lainnya

BP Batam Perkuat Hubungan Kemitraan dengan Konjen Singapura

Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura untuk Batam, Gavin Ang memuji kemajuan investasi yang begitu pesat oleh Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li

20 February 2026

Omzet UMKM Tembus 1 Miliar, BP Batam dan Nagoya Citywalk Kolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Night Party Nagoya Lantern Festival yang digelar pada 13–17 Februari 2026 di Jalan Raya Nagoya Citywalk, berhasil menggerakkan roda ekonomi mikro secara signifikan. Berdasarkan hasil survey pusat Kajian Daya Saing

19 February 2026

Kepala BP Batam Amsakar Achmad Buka Rapat Anggota Tahunan Koperasi Karyawan

Koperasi Konsumen Karyawan (Kopkar) BP Batam menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 di Hotel Harmoni One, Sabtu (14/2/2026). Mengangkat tema “Memperkuat Solidaritas dan Inovasi Digital Menuju Koperasi Modern”,

15 February 2026

Sinergi Event Budaya dan Infrastruktur Wujudkan New Nagoya

Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 melalui kegiatan Night Party Nagoya Lantern Festival di Jalan Raya Nagoya Citywalk menjadi momentum strategis dalam percepatan implementasi Wilayah Penataan dan Pengembangan (WPP) Prioritas New

15 February 2026

RSBP Fun Run 2026 Sukses Digelar, Perkuat Silaturahmi dan Budaya Hidup Sehat di Kawasan Sekupang

Rumah Sakit BP Batam (RSBP) sukses menyelenggarakan kegiatan RSBP Fun Run 2026 yang diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai kalangan, pada Jum’at (13/2/2026). Peserta terdiri dari mitra kerja, instansi pemerintah

14 February 2026

Sosialisasi Coretax Perkuat Kepatuhan Pajak Pegawai RSBP

Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Batam Selatan menyelenggarakan sosialisasi sistem Coretax sekaligus layanan konsultasi dan pendampingan penginputan pajak bagi karyawan,

13 February 2026

Share:

Cari Informasi di BP Batam

Temukan layanan, Berita, atau informasi publik.