BP Batam Gelar Webinar Persiapan Industrialisasi dan Investasi Asing Pasca Pandemi Covid-19

Melalui aplikasi Zoom, Web Seminar ini menghadirkan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Kepala BP Batam Muhammad Rudi, Ketua KADIN Indonesia untuk Singapura Michael Goutama, dan Presiden Direktur PT Sat Nusapersada Tbk Abidin Hasibuan sebagai narasumber, serta Direktur Pemberitaan Media Indonesia Usman Kansong selaku moderator.

Forum diskusi online yang diselenggarakan oleh BP Batam ini diikuti kalangan pengusaha, akademisi, dan umum, yang membahas topik terkait kesiapan Batam menghadapi industrialisasi dan investasi asing, merumuskan langkah jitu bagi pemerintah dan para pelaku usaha agar bisa berjalan bersama.

Dalam kesempatan pertama, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso yang dalam hal ini mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, membuka Webinar dengan memaparkan beberapa poin penting, di antaranya perkembangan dan dampak pandemi Covid-19 di Indonesia, Surplus Neraca Perdagangan, Integrasi Pengembangan Batam-Bintan-Karimun-Tanjung Pinang, serta 2 KEK di Batam yang telah disetujui oleh Kemenko RI.

“Proyeksi pertumbuhan secara global untuk tahun 2020 berada di kisaran -7,6 hingga -4,9%. Sedangkan Indonesia sendiri kita berharap angkanya menunjukkan tren positif, seperti prediksi dari World Bank dari yang tadinya minus, menjadi 0,0%,” ujar Susiwijono.

Susiwijono melanjutkan, Indonesia mengalami kontraksi ekonomi lebih kecil, yaitu sebesar -5,32% pada kuartal kedua tahun 2020, dibandingkan dengan negara-negara lainnya, terutama ASEAN yang mencapai angka dua digit. Ia juga mengatakan kemungkinan resesi bagi Indonesia selalu ada, dan bukanlah hal yang baru selama pandemi Covid-19 berlangsung.

“Sebagian besar negara-negara di dunia sudah melakukan resesi, bahkan hampir semua negara di ASEAN akan melakukan resesi. Bahkan Thailand sudah lebih dulu resesi, begitu juga dengan Singapura dan Filipina,” ujar Susiwijono.

Sedangkan pada kuartal kedua, Provinsi Kepulauan Riau mengalami kontraksi -6,66%, yang mana jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan kontraksi ekonomi nasional, yaitu sebesar -5,32%.

Kemudian dari sisi pengeluaran, kinerja ekspor dan impor relatif terdampak minimal. Namun sektor investasi, konsumsi pemerintah, dan lembaga Non-Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) menurun tajam dibandingkan dengan nasional.

“Seperti daerah lainnya di Indonesia, sektor jasa, transportasi, dan akomodasi adalah sektor perekonomian yang paling terdampak di Provinsi Kepri. Namun kita harus yakin dan percaya diri dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia, meski mengalami kontraksi yang cukup dalam, namun masih jauh lebih baik dari negara lain,” kata Susiwijono.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam pemaparannya mengatakan, nilai pertumbuhan ekonomi Batam selalu di atas Provinsi Kepulauan Riau dan nasional, di mana tahun 2019 lalu, menurut data dari Badan Pusat Statistik Kota Batam, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 5,92%, sedangkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri mencapai 4,8% serta Indonesia 5,02%.

“Seiring juga dengan jumlah nilai investasi di Batam yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, pada tahun 2019 nilai investasi Batam mencapai USD 750.768 juta dan Semester 1 tahun 2020 (Januari-Juni 2020) mencapai USD 497.223 juta. Aktivitas ekspor juga berjalan baik, dengan destinasi seperti China, Prancis, India, Singapura dan Amerika Serikat, yang merupakan beberapa negara tujuan ekspor terbesar dari Batam,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi yakin, Batam masih menjadi primadona dan memiliki daya tarik bagi perkembangan industri dalam menopang pertumbuhan ekonomi regional dan nasional karena tidak dikenakan biaya ekspor impor, Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah, hingga insentif keuangan lainnya.

“Dengan adanya kegiatan webinar ini, kami berharap dapat memberikan informasi penting tentang Batam, khususnya kondisi saat ini. Kami tetap melakukan berbagai upaya untuk terus mempromosikan Batam secara aktif, dan BP Batam juga berkomitmen untuk melayani anda dalam mewujudkan investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam,” kata Muhammad Rudi. (rud)

Press Release
Lainnya

Tinjau Kebakaran Hutan, Ariastuty Imbau Masyarakat Waspadai Setiap Tindakan

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait meninjau lokasi kebakaran hutan lindung di kawasan Waduk Nongsa, Jumat (27/3/2026). Ariastuty memantau langsung proses pemadaman dan memastikan langkah penanganan yang dilakukan

28 Maret 2026

Hari Pertama Kerja, Amsakar Achmad Tinjau Sejumlah Proyek Pembangunan

Mengawali hari pertama kerja usai libur bersama Idulfitri 1447 H, Kepala BP Batam/Wali Kota Batam, Amsakar Achmad langsung melakukan peninjauan berbagai proyek pembangunan, Rabu (25/3/2026). Turut hadir dalam peninjauan ini,

25 Maret 2026

BP Batam Dukung Pelepasan Ekspor Timah Solder, Tegaskan Momentum Hilirisasi Batam

BP Batam mendorong dan mendukung penuh terhadap investasi manufaktur bernilai tambah dan relevan bagi Batam di tengah perubahan geopolitik dan pergeseran rantai pasok global. Hal itu ditegaskan Deputi Bidang Investasi

19 Maret 2026

43 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan Batam menunjukkan mobilitas yang tinggi dengan tetap diiringi kondisi yang aman dan kondusif. Tercatat sebanyak 43.791 penumpang meninggalkan Batam melalui pelabuhan domestik dalam wilayah

18 Maret 2026

Kepala dan Wakil Kepala BP Batam Berikan Penghargaan dalam Ajang Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra memberikan penghargaan kepada mitra strategis yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan ekosistem investasi Batam

17 Maret 2026

Pastikan Arus Mudik Berjalan Lancar, Amsakar-Li Claudia Pantau Arus Mudik Lebaran

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra meninjau langsung kondisi arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Domestik Sekupang, Minggu (15/3/2026). Peninjauan ini, dilakukan untuk

16 Maret 2026

Share:

Cari Informasi di BP Batam

Temukan layanan, Berita, atau informasi publik.