BP Batam: Pembangunan Jembatan Batam-Bintan Diharapkan Dapat Meningkatkan Konektivitas Batam dengan Bintan

Web Seminar ini juga menghadirkan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, dan sebagai narasumber Prof. Ir. Bambang Suhendro. M.Sc., Ph.D, Ir. Jodi Firmansyah. MSE., Ph.D, Ir. Arvila Delitriana, MT, Ir. Iwan Zarkasi, M.Eng.Sc., dan Dian Agustian, S.T., MBA.

Forum diskusi online yang diselenggarakan oleh Persatuan Insinyur Indonesia Cabang Kota Batam ini diikuti kalangan pengusaha, akademisi, dan umum, yang membahas topik terkait Tantangan Keinsinyuran Dalam Kelayakan Rancang Bangun, Perekayasaan dan Konstruksi untuk Pembangunan Jembatan BABIN Berbentang Panjang di Atas Laut di Wilayah Kepulauan Riau.

Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis, Fesly Abadi Paranoan, memaparkan beberapa poin penting, di antaranya pembangunan dan perkembangan Kota Batam.

“Pada Periode awal pembangunan Batam, dimulai dengan pembangunan infrastruktur, jalan, bandara, waduk dan lain sebagainya, hingga Batam dapat berkembang seperti sekarang ini. Menjadi salah pusat kegiatan perekonomian yang bertumbuh pesat. Konsep pembangunan yang dilakukan adalah konsep ship follow the port, atau trade follow the port,” ujar Fesly Abadi Paranoan.

Fesly mengemukakan, BP Batam menyediakan infrastruktur dan kegiatan ekonomi tumbuh setelahnya. Sehingga dapat diketahui saat ini Bandara Hang Nadim, memiliki runway terpanjang, dan 6 buah jembatan telah dibangun menghubungkan pulau-pulau di Batam, Rempang dan Galang.

“Saat ini perhatian Pemerintah Pusat kepada Pengembangan Kawasan BBK sangat besar. Seperti yang kita ketahui bahwa Pemerintah telah menetapkan UU Cipta Kerja, dan turunannya PP 41/2021 tentang Kawasan Perdagangan Bebas. Dimana melalui peraturan baru ini diharapkan dapat semakin mendorong pertumbuhan ekonomi di Batam dan Kawasan BBK,” ujar Fesly.

Harapan Pemerintah Pusat agar kawasan BBK setelah diterbitkannya UU Cipta Kerja, percepatan pertumbuhan ekonomi dengan target 0,5% di atas pertumbuhan ekonomi nasional dapat terealisasi.

Kemudian dalam PP tersebut juga diamanatkan rencana induk kawasan BBK, yang nantinya akan diatur dalam Perpres yang sedang disusun. Salah satu proyek prioritas utama adalah pembangunan jembatan Batam-Bintan.

“Pembangunan jembatan Batam-Bintan ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antara Batam dengan Bintan, sehingga dapat mendorong kegiatan ekonomi seperti industri, pariwisata, konstruksi dan lain sebagainya,” kata Fesly.

Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis, Fesly Abadi Paranoan, dalam pemaparannya mengatakan, pembangunan jembatan ini perlu direncanakan secara cermat dan dilakukan oleh pihak yang berkompeten dan memiliki keahlian, dengan panjang kurang lebih 8 km, melalui Batam, Tanjung Sauh, Buau dan Bintan.

“Dengan demikian sangat diharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kota Batam sebagai organisasi profesional yang beranggotakan para insinyur yang berkompeten,” ujar Fesly Abadi Paranoan.

“Adanya kegiatan webinar ini, kami berharap muncul ide-ide menarik serta sharing dari para narasumber yang sangat berkompeten untuk memberikan pencerahan dan masukan yang bernilai bagi rencana pembangunan Jembatan Batam Bintan,” kata Fesly Abadi Paranoan.

Batam, 7 April 2021

Press Release
Lainnya

Langkah Preventif Perkuat Integritas, BP Batam Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Jelang Idulfitri 1447 H

Badan Pengusahaan (BP) Batam menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Edaran ini ditujukan kepada

12 Maret 2026

Atasi Persoalan Air, BP Batam dan PT ABH Tingkatkan Kapasitas Suplai Hingga 850 Liter Per Detik

BP Batam bersama PT ABH memberikan atensi penuh terhadap penanganan wilayah stress area atau kawasan yang mengalami gangguan tekanan air. Dalam rapat koordinasi tindak lanjut perbaikan layanan air bersih, Senin

11 Maret 2026

Pertumbuham Ekonomi Batam Triwulan IV 2025 Menguat, Capai 7,49%

Perekonomian Batam menutup tahun 2025 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Batam pada Triwulan IV 2025 mencapai 7,49 persen (year-on-year), melonjak tajam dibandingkan 3,27 persen

9 Maret 2026

Tanpa Migas Pun Batam Tancap Gas: Ekonomi Tumbuh 6,76%, Tertinggi di Kepri dan Lampaui Nasional

Perekonomian Kota Batam menunjukkan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Tanpa bergantung pada sektor minyak dan gas, Batam berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76 persen (year-on-year), menjadikannya yang tertinggi

9 Maret 2026

Safari Ramadan Kepala BP Batam: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melanjutkan rangkaian Safari Ramadan di Musala At-Taubah dan Masjid Nurul Falah Golden Park Nongsa, Rabu (4/3/2026). Bukan hanya sekadar agenda seremonial, Amsakar mengatakan bahwa Safari

5 Maret 2026

Momentum Cap Go Meh 2026, Li Claudia Ajak Masyarakat Menjaga Kelestarian Alam

Wakil Kepala BP Batam/Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra menghadiri puncak perayaan Festival Cap Go Meh 2026 yang digelar di Maha Vihara Duta Maitreya, Selasa (3/3/2026). Perayaan Cap Go Meh

4 Maret 2026

Share:

Cari Informasi di BP Batam

Temukan layanan, Berita, atau informasi publik.