Investasi di Kota Batam dan Dukungan Trauma Center

Investasi di Kota Batam dan Dukungan Trauma Center

Investasi di Kota Batam dan Dukungan Trauma Center

Investasi di Kota Batam semakin hari semakin mengalami peningkatan. Ini dibuktikan dengan capaian realisasi investasi yang mampu melampaui target. Momen ini berbanding lurus dengan pertumbuhan industri-industri baru yang bermunculan. Keseriusan BP Batam dalam mengembangkan kawasan-kawasan industri tidak hanya sekadar wacana semata. Tetapi bukti nyata sudah ditunjukkan, terutama bagi para calon investor maupun investor. Batam merupakan pilihan terbaik dalam berinvestasi.

Perkembangan industri di Kota Batam menuntut BP Batam juga selalu berbenah. Pembangunan infrastruktur yang terus digenjot merupakan upaya nyata dalam meningkatkan investasi di Kota Batam. Walaupun pembangunan infrastruktur terus dilakukan. BP Batam tidak mengesampingkan kualitas keselamatan di bidang sumber daya manusia. Dengan semakin bertumbuhnya industri maka di sisi lain juga ada potensi risiko kecelakaan kerja yang terjadi. Apalagi industri yang ada beraneka ragam jenisnya. Sehingga dibutuhkan penanganan yang spesifik pula dalam merespon kecelakaan kerja.

Sesuai dengan amanat UU No. 1 Tahun 1970 mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau yang lebih dikenal dengan K3. Setiap industri haruslah memperhatikan serta menjalankan K3 di lingkungan kerjanya. Fungsi K3 dalam skala mikro adalah untuk melindungi para pekerja dari ancaman kecelakaan kerja yang ada. Untuk skala makro, penerapan K3 mencegah kerugian yang besar untuk sebuah perusahaan.

Trauma Center dan Investasi di Kota Batam

Mengingat masih banyaknya kejadian unsafe condition dan unsafe behavior di dunia industri. Tentunya keadaan ini tidaklah menguntungkan untuk kedua belah pihak, baik itu pemilik industri ataupun pekerja. Menyikapi fenomena tersebut, sebagai bentuk dukungan yang dilakukan BP Batam terhadap dunia industri, dibangunlah trauma center di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP). Pembangunan trauma center adalah sebagai bentuk dukungan medis jika seandainya terjadi kejadian trauma di kawasan industri.

Pembangunan dan peningkatan sarana prasarana trauma center di RS BP Batam diharapkan juga mampu mendongkrak investasi di Kota Batam. Trauma center yang terintegrasi dengan RS BP Batam berusaha memberikan pelayanan yang terbaik. Penanganan trauma yang terjadi akibat kecelakaan kerja ditangani dengan sangat profesional. Kualitas tenaga kesehatannya pun memiliki sertifikasi keahlian di bidang trauma tingkat nasional. Sehingga soal pelayanan tidak perlu diragukan lagi.

Layanan trauma center yang tersedia di RS BP Batam, antara lain Sub-Spesialis Bedah Onkologi, Sub-Spesialis Bedah Digestive, Sub-Spesialis Ginekologi Onkologi, Sub-Spesialis Pediatric Emergency, Spesialis Mata Viteoretina, Bedah Saraf, Bedah Ortopedi, Bedah Torak, Bedah Umum, Bedah Anak, Bedah Mulut, Spesialis Urologi, Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) dan Spesialis Mata.

Peralatan kesehatan dengan kualitas terbaik guna mendukung operasional trauma center juga didatangkan. Beberapa di antaranya adalah CT-Scan 128 Slices. Tipe ini merupakan yang terbaik dari kategorinya. Kemudian ada juga Auto Pulse, USG 4D, dan Cath Lab. Kesemuanya disiapkan untuk menghadapi kasus trauma.

Investasi di Kota Batam dan Dukungan Trauma Center (Infografis)

Trauma center yang terdapat di RS BP Batam juga berkaitan dengan target yang diusung oleh BP Batam. Nantinya pada 2023, RS BP Batam bisa ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan. Penataan kawasan di sekitar RS BP Batam terus dilakukan agar target yang dicanangkan dapat dicapai. Harapannya RS BP Batam akan menjadi pusat pelayanan kesehatan yang mendukung industri di Batam. Pelayanan kesehatan untuk para pekerja, investor dan pastinya masyarakat umum dapat diperoleh dengan memuaskan.

Harmonisasi yang ditunjukkan oleh RS BP Batam dengan dunia industri patut dijadikan teladan. Industri tidak bisa berdiri sendiri tanpa adanya tenaga kerja. Sebuah industri tentunya membutuhkan tenaga kerja sebagai modal utamanya. Perlindungan terhadap tenaga kerja merupakan bagian penting yang tidak boleh dikesampingkan begitu saja. Karena pada dasarnya kecelakaan kerja yang terjadi akan merugikan industri dari segi apapun. Trauma center yang dibangun di Batam adalah sebuah langkah besar untuk mengurangi risiko fatal dari kecelakaan kerja. Karena bagaimanapun juga kesehatan dan keselamatan kerja berada di atas segalanya. (*)

Artikel Lainnya

Kepala dan Wakil Kepala BP Batam Berikan Penghargaan dalam Ajang Apresiasi Kolaborasi Investasi Batam 2026

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra memberikan penghargaan kepada mitra strategis yang berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan ekosistem investasi Batam

17 Maret 2026

Pastikan Arus Mudik Berjalan Lancar, Amsakar-Li Claudia Pantau Arus Mudik Lebaran

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra meninjau langsung kondisi arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Domestik Sekupang, Minggu (15/3/2026). Peninjauan ini, dilakukan untuk

16 Maret 2026

Riding Bersama, Kepala dan Wakil Kepala BP Batam Tinjau Infrastruktur Jalan

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra melakukan riding bersama Komunitas Vespa Batam pada Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini sebagai wujud nyata kebersamaan dengan masyarakat

16 Maret 2026

BP Batam Hadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas P2SP, Wujud Komitmen Benahi Permasalahan Investasi

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satuan Tugas P2SP di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jumat (13/3/2026). Kehadiran Amsakar

13 Maret 2026

Pelantikan Pejabat BP Batam, Denny Tondano Jadi Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, resmi melantik tiga Anggota/Deputi BP Batam di Gedung Ali Wardhana, Jakarta, Jumat (13/6/2026). Adapun ketiga pejabat BP Batam tersebut antara lain Syarlin Joyo

13 Maret 2026

Langkah Preventif Perkuat Integritas, BP Batam Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Jelang Idulfitri 1447 H

Badan Pengusahaan (BP) Batam menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya dalam rangka menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Edaran ini ditujukan kepada

12 Maret 2026

Share:

Cari Informasi di BP Batam

Temukan layanan, Berita, atau informasi publik.