Optimalkan Pasar Logistik Outbond Sumatera Melalui Batam, BP Batam Gelar FGD

FGD ini bertujuan untuk mencari terobosan dalam rangka mengembangkan empat prioritas kegiatan, yaitu bidang industri, bidang logistik, bidang jasa dan perdagangan.

“Hari ini kita fokus pada bidang logistik, sesuai dengan amanat yang disampaikan bahwa pada tahun 2025 integrasi lokal harus sudah jadi. Hal ini sesuai dengan program kita pada tahun 2020—2024. Selanjutnya adalah amanat dari pimpinan BP Batam untuk menurunkan biaya logistik,” kata Kepala Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK BP Batam, Endry Abzan.

Narasumber dalam kegiatan FGD tersebut, yakni Kepala Program Studi Manajemen Logistik, Sekolah Tinggi Manajemen Logistik (STIMLOG), Dr. Ir. Suntoro, MT., dan Kepala Lembaga Pengembangan Transportasi dan Logistik, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, Abdullah Ade Suryobuwono, S.Si, MT.

Kepala Lembaga Pengembangan Transportasi dan Logistik, Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti, Abdullah Ade Suryobuwono, mengatakan, logistik akan berkembang apabila ada komoditas yang dijual.

“Intinya adalah bagaimana Batam bisa jadi pusat dari tradingnya, baik dari luar maupun dari dalam, dan diusahakan Batam dikelola menjadi industri menengah sehingga barang yang dikirim adalah bahan yang semi jadi atau bahan bahan yang sudah jadi,” kata Abdullah.

Kepala Program Studi Manajemen Logistik, Sekolah Tinggi Manajemen Logistik (STIMLOG), Suntoro, mengatakan, sudah saatnya harus ada sebuah lembaga yang dapat memfasilitasi aktifitas logistik untuk mengefisiensi aliran barang, sehingga pasar tidak bergerak semaunya sendiri, tetapi harus ada upaya menekan biaya logistik agar efisien dan efektif.

Kepala Bidang Pengembangan dan Kerjasama Usaha, selaku moderator, Irfan Syakir Widyasa, menyampaikan latar belakang diselenggarakannya kegiatan FGD, karena Batam sudah ditetapkan oleh pemerintah sebagai hub logistik dari awal pendirian Batam, yaitu untuk pengembangan industri perdagangan dan alih kapal atau transhipment.

“Dan ini merupakan cita-cita Batam dari dulu karena Batam adalah kawasan terdepan Indonesia yang sangat dekat dengan jalur pelayaran dunia, Batam yang berstatus FTZ Batam memiliki pelabuhan dan bandara yang sejak awal sudah dipersiapkan untuk menjadi hub logistik,” kata Irfan Syakir Widyasa.

Ia berharap dengan diadakannya FGD ini akan menegaskan kembali arah pengembangan Batam ke depan, bahwa Batam adalah wilayah terdepan dan suatu saat kapal-kapal besar itu bisa berada di Batam, dan dari Batam akan didistribusi ke seluruh Indonesia.

“Hal ini juga akan menggairahkan kembali industri perkapalan nasional dan menekan biaya logistik nasional sehingga daya saing produk di Batam bisa berkompetisi secara global,” tuturnya.

FGD dihadiri oleh 50 peserta dari berbagai unit kerja di lingkungan BP Batam, antara lain Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Badan Usaha Pelabuhan, dan Badan Usaha Bandara. (cc)

Batam, 25 Februari 2021

Press Release
Lainnya

BP Batam Terus Mengembangkan Pariwisata Batam Sebagai Motor Penggerak Perekonomian

Dalam upaya memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu motor penggerak perekonomian, Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen untuk mengembangkan destinasi wisata di Kota Batam. Salah satu destinasi wisata yang saat

9 Januari 2026

RSBP Batam Kukuhkan Kepala Instalasi, Kepala Ruangan, dan Koordinator, Tegaskan Janji Komitmen Pelayanan Prima

Batam – Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) melaksanakan Pengukuhan dan Pembacaan Janji Komitmen Kepala Instalasi, Kepala Ruangan, dan Koordinator di lingkungan Badan Usaha RSBP Batam, Rabu (7/1/2026) sore, di

8 Januari 2026

BP Batam Bangun Infrastruktur Jalan Strategis Tahun 2026

Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mendorong peningkatan infrastruktur jalan guna mendukung aktifitas masyarakat dan dunia usaha. Pada tahun 2026, BP Batam akan melaksanakan empat proyek pembangunan dan peningkatan jalan di

7 Januari 2026

RSBP Batam Terima Sertifikat Halal dari LPPOM MUI Kepri, Pertama di Provinsi Kepulauan Riau

Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam resmi menerima Sertifikat Halal dari LPPOM MUI Provinsi Kepulauan Riau pada Senin (5/1/2026). Pencapaian ini menjadikan RSBP Batam sebagai rumah sakit pertama di Provinsi

5 Januari 2026

Pergerakan Penumpang Kapal Pelabuhan Batam Periode Angkutan Nataru 2026 Didominasi Rute Internasional

Selama Periode Angkutan Laut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pergerakan penumpang kapal di wilayah kerja Badan Pengusahaan (BP) Batam menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan rute internasional masih menjadi kontributor

1 Januari 2026

Pertumbuhan Ekonomi Batam Menguat 6,89%, BP Batam Optimis Sambut 2026

Memasuki akhir 2025, Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat kinerja yang relatif solid di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan dan ketidakpastian. Batam menunjukan performa yang positif pada triwulan III

31 Desember 2025

Share:

Cari Informasi di BP Batam

Temukan layanan, Berita, atau informasi publik.